Tuesday, June 2, 2015

Sebentar Lagi CPNS 2015 Digelar

Pendaftaran CPNS 2015 - Bagi calon peserta seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), harus segera mempersiapkan diri. Tahapan seleksi penerimaan pamong pemerintah tahun 2015 akan dimulai pada Juli mendatang.

Memang, petunjuk pelaksanaan (Juklak) seleksi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) belum menjelaskan secara detail jadwal pelaksanaannya. Namun demikian, Kementerian dibawah komando Yuddy Chrisnandi ini memastikan pelaksanaan seleksi tahun ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

 CPNS 2015 Digelar


Pemerintah telah menerima surat dari KemenPAN-RB terkait seleksi penerimaan CPNS tahun ini. Sesuai petunjuk, seleksi akan dimulai setelah Idul Fitri atau bulan Juli mendatang. Makanya, Pemda diminta untuk melakukan langkah persiapan. Terlebih pelaksanaan seleksi kembali menggunakan aplikasi berbasis IT atau CAT. Terkait persoalan ini, kami telah berkoordinasi dengan BKD untuk memastikan kesiapan daerah, ungkap Lukman Abunawas, Sekretaris Provinsi (Sekrpov) Sultra, kemarin.

Hingga kini kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Konawe itu, pemerintah belum menerima kuota formasi PNS baru. Kendati begitu, pemerintah berharap mendapatkan minimal kuota 300 kursi dari 600 yang diserahkan ke KemenPAN-RB. Sebab kebutuhan itu berdasarkan hasil analisis jabatan dan beban kerja pegawai. Apalagi dari sisi anggaran, Pemprov masih cukup mampu. Belanja rutin pegawai dalam struktur APBD tahun 2015 hanya sebesar 23 persen.

Sesuai kebutuhan, prioritas pemerintah didominasi tenaga medis, pendidik dan teknis khusus. Sementara sisanya tenaga  administrasi. Hanya saja, kuota CPNS tahun ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Sebab jatah PNS akan dibagi untuk formasi umum dan honorer K2. Dan sampai saat ini, pemerintah belum mendapat konfirmasi mengenai kuota formasi untuk dua kategori ini. Yang pasti, pelaksanaan seleksi akan dilakukan secara bersamaan dengan menggunakan metode CAT

Terkait verifikasi honorer K2 yang berhak mengikuti seleksi, sudah rampung. Bahkan datanya telah diserahkan ke pusat. Sayang, Lukman tidak tahu angka pastinya. Namun ia menjamin honorer K2 yang lolos verifikasi dikategorikan berusia kritis atau di atas 35 tahun. Mereka dilengkapi surat keterangan mengabdi ditandatangani pimpinan SKPD masing-masing.

Berapapun yang akan diakomodir, kami serahkan ke KemenPAN-RB. Sebab pemerintah pusat memiliki kewenangan memverifikasi berkas honorer yang berhak mengikuti seleksi. Posisi pemerintah daerah hanya sebetas menyerahkan berkas, jelas mantan Ketua DPC Partai Golkar Konawe ini.

Mengenai kesiapan perangkat dan jaringan kata Ketua KONI Sultra tersebut, pemerintah belum memberi keputusan, apakah akan berkoordinasi dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sultra atau BKN regional. Sebab hingga kini, pemerintah masih menunggu instruksi lanjutan dari kementerian. Termasuk kerja sama dengan sekolah terkait penyediaan perangkat komputer.

Namun kesiapan ini, menjadi bahan yang akan dibahas bersama BKD dengan Panselda, ungkapnya.

Persiapan Pemerintah terkait CPNs tahun 2015 sudah semakin matang. Begitu juga dengan persiapan pesaing-pesaing Anda. Bagi Anda yang masih duduk manis berdiam diri tanpa persiapan, inilah saatnya Anda bangkit dan mulai berlatih soal-soal CPNS demi keberhasilan Anda nantinya.

Kesuksesan merupakan impian setiap orang, namun kesuksesan tidak datang begitu saja. Kita membutuhkan usaha yang keras untuk mendapatkannya. Untuk mencapai kesuksesan di CPNS 2015 ini, Anda membutuhkan kumpulan-kumpulan soal CPNS yang harus Anda latihkan sebelum ujian berlangsung. Kumpulan soal-soal CPNS tersebut dapat Anda lihat di cpnson.blogspot.com, sebab hanya di www.cpnson.blogspot.com terdapat ribuan soal CPNS terlengkap, dari tahun ke tahun.

Nah, jadi tunggu apa lagi? Mari berlatih soal di www.cpnson.blogspot.com dan jangan lupa berdoa.

Berbagi Pengalaman Lulus CPNS

SitusKerja.com - Lulus tes CPNS itu merupakan impian semua peserta tes yang ikut dalam seleksi CPNS setiap tahunnya namun bagiku itu merupakan impian beberapa tahun lalu karena dalam 2 tahun terakhir aku tak perlu ikut seleksi tes CPNS lagi sebab kelulusan itu sudah didapatkan pada tahun 2013 yang lalu, ya pada saat tes CPNS 2013 untuk formasi umum.

Tentu semua perolehan ini patut disyukuri karena memang selain sulit didapatkan dan harus bersaing dengan banyak peserta tes lain namun bisa lulus murni tanpa sogokan itu saja bisa menjadi kebanggaan tersendiri ditengah kepercayaan masyarakat kini yang minim sekali untuk bisa mempercayai bahwa tes seleksi CPNS itu bisa berlangsung secara transparan, akuntabel dan juga terbuka.

Lulus CPNS


Ya tepatnya semenjak sistem CAT (computer assisted test) diselenggarakan memang semua persepsi mengenai tindak korupsi dalam penyelenggaraan seleksi CPNS mulai mengalami perubahan karena sistem yang demikian menutup kesempatan bagi oknum yang berniat mencari keuntungan pribadi dalam setiap event tahunan tes CPNS ini.

Bagaimana mau manipulasi jika nilai yang diperoleh peserta langsung bisa dilihat beberapa detik saat selesai mengerjakan soal tes CPNS sewaktu pelaksanaan tes seleksi yang diselenggarakan, selanjutnya sudah ada juga passing grade yang menjadi ukuran nilai dalam menentukan siapa saja nantinya yang akan diseleksi kembali melalui perangkingan berdasarkan semua peserta yang lulus dalam ambang batas nilai tersebut.

Dan kini meski belum genap menjadi PNS 100% melainkan masih dalam status Capeg (CPNS) namun kerap kali banyak yang meminta saran serta tips ataupun trik dalam menghadapi soal tes CPNS dan juga lulus dengan nilai masuk dalam passing grade yang ditentukan.

Baiklah semuanya akan kucoba ditulis disini agar bisa bermanfaat bagi yang membacanya nanti yakni mengenai Tips dan Trik Lulus tes CPNS Murni tanpa Sogokan.

Pertama :

Untuk bisa lulus dalam tes seleksi CPNS murni tanpa sogokan pastikan mendaftarkan diri hanya pada seleksi CPNS yang menggunakan sistes CAT sebab jika menggunakan metode lama (sistem tes CPNS manual menggunakan LJK) prinsip transparan, akuntabel dan juga terbuka sulit dicapai, tapi untung sejak tahun 2014 dan juga untuk tahun 2015 ini semua daerah baik itu instansi pusat maupun daerah menggunakan sistem CAT CPNS sebagai cara untuk melakukan perekrutan pegawai baru.

Kedua :

Jika poin pertama sudah terpenuhi maka selanjutnya adalah fokus dalam persiapan menghadapi soal tes yang akan ditemui nanti pada saat tes seleksi CPNS berlangsung, yakni dengan memperbanyak materi penguasaan terkait dengan materi-materi soal ujian tes CPNS 2015.

Bagi sebagian orang apalagi mereka yang memang belum pernah dan baru akan ikut tes seleksi CPNS yang pertama kali memang sulit menebak soal tes apa sajakah yang akan keluar dan diujikan dalam tes seleksi yang akan diikuti namun tidak bagi yang pernah ikut tes sebelumnya.

Ya memang materi yang diujikan dalam tes CPNS setiap tahunnya itu hampir sama sehingga semua bisa dipelajari meski tingkat kesulitan yang diujikan itu cukup tinggi, akibatnya selalu ada formasi yang tidak terpenuhi kuota kebutuhan pegawainya di setiap tahun artinya dari sekian banyak peserta yang ikut dalam tes seleksi CPNS pada formasi tertentu terkadang tidak satupun yang masuk atau lulus dalam passing grade.

Kalau begini kejadiannya lalu siapa yang salah? Apakah penetapan passing grade yang terlalu tinggi sehingga sulit dicapai ataukah bobot kesulitan soal yang terlalu ekstrim sehingga tidak ada peserta yang mampu menyelesaikannya dengan baik.

Bila dipandang dari pribadiku sendiri yang soal dan juga ambang batas nilai (passing grade) tidak bisa persalahkan karena untuk menentukan itu semua harus menjalani proses panjang dan juga prosedur yang telah sesuai dengan kaidah penentuan kriteria perekrutan calon pegawai baru negeri sipil (PNS).

Artinya yang perlu ditingkatkan adalah wawasan dan juga pengetahuan umum yang dimiliki oleh peserta sebab tanpa adanya itu soal tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2015 yang terdiri dari wawasan kebangsaan, pengetahuan umum dan juga karakteristik pribadi tidak akan bisa dikerjakan dengan maksimal sehingga perolehan nilaipun masih jauh dari yang seperti diharapkan.

Namun ada jalan keluar atas semua permasalahan tersebut karena banyak pihak telah membuktikannya dan perjalan untuk dapat menjadi PNS. Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah belajar dan juga mempelajari pola soal tes CPNS dalam setiap tahunnya. Adapun materi lengkap dan juga soal-soal lengkap beserta pembahasannya yang bisa dipelajari dengan mudah dapat Anda dapatkan di cpnson.blogspot.com. Bagi Anda yang ingin mmpersiapkan diri dengan sungguh-sungguh dapat berlatih soal-soal CPNS di www.cpnson.blogspot.com yang sudah berbasis CAT. anda bisa mendaftarkan diri melalu laman ini : Pendaftaran Online

Sekian informasinya, terima kasih dan semoga bermanfaat.

KemenPAN-RB masih menggodok e-formasi yang disampaikan sekitar 500 instansi pusat dan daerah

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS 2015, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih menggodok e-formasi yang disampaikan sekitar 500 instansi pusat dan daerah.

Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman kepada JPNN, Selasa (2/6) mengatakan bahwa sampai hari ini dirinya belum mendapatkan informasi berapa instansi yang sudah lengkap data e-formasinya. Saat ini kedeputian SDM Aparatur tengah melakukan penggodokan.

Meski begitu, Herman memastikan, jadwal seleksi tidak akan bergeser, yakni pada Agustus nanti. Sebab, proses penetapan formasi biasanya tidak memakan waktu panjang bila seluruh persyaratannya terpenuhi.

Tahun ini, KemenPAN-RB mengusulkan kuota CPNS dari pelamar umum dan honorer K2 sebanyak 134 ribu. Hanya saja, kuota tersebut masih menunggu persetujuan Menkeu.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Menpan Tetap Ingin Honorer Menjalani Tes Seleksi!

Menpan Yuddy
cpnson.blogspot.com - Meskipun ada desakan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Forum Tenaga Honorer, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB) Yuddy Chrinandi tetap menginginkan siapa pun yang akan menjadi pegawai pemerintah harus menjalani tes seleksi, termasuk tenaga honorer.

DPR ataupun Forum Tenaga Honorer menuntut agar tidak dilakukan tes seleksi terhadap tenaga honorer hanya cukup dengan melakukan seleksi administrasi saja. Menpan-RB menyatakan bahwa seleksi tetap akan dilakukan dengan menggunakan computer assisted test (CAT).

Hal ini juga berlaku untuk seleksi ulang honorer K2. Sekarang kita menggunakan CAT yang dinilai paling tetap karena paling objektif dari segala macam penyalahgunaan wewenang dan kecurangan,”terangnya.

Yudy menyatakan bahwa dalam Undang- Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) tidak tercantum pengangkatan secara otomatis ” Seluruh pegawai pemerintah harus mengikuti tes seleksi,” ungkapnya di Jakarta kemarin.   

Namun Ketua Dewan Pembina Forum Honorer Indonesia Hasbi menyatakan bahwa Menpan-RB tidak paham akan persoalan honorer. ”Baik honorer K1 ataupun K2 merupakan produk dari PP 56/2012. Bukan pada rezim UU ASN,” ujarnya. Tes ulang bagi para tenaga honorer ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah karena telah gagal melaksanakan PP 56/2012 tersebut.

Pemerintah berencana melakukan seleksi ulang bagi mantan honorer K2 pada Agustus mendatang. Untuk tahun ini pemerintah mengajukan formasi nasional sebanyak 134 ribu formasi termasuk 30 ribu khusus disediakan untuk honorer K2. Namun kuota usulan pemerintah tersebut masih menunggu lampu hijau dari Kemenkeu, karena harus disesuaikan dengan Anggaran yang ada saat ini.

Bagi anda yang akan mengikuti tes seleksi CPSN tahun ini, kami rekomendasikan untuk mempelajari materi terbaik dari Paket LKIT 2015 dan Paket LKIT PPPK/Honorer.

KemenPAn-RB Dapat Rapor Biru!

Kemenpan
cpnson.blogspot.com - Perubahan dan Perkembangan yang terus dilakukan selama ini oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk membenahi kinerja serta keadaan di lingkungan kantor, mendapatkan pujian dari Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari.

Apresiasi kinerja dan kondisi kantor yang nyaman menjadi tolak ukur diberikannya nilai bagus kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Sampai detik ini rappornya biru, dan harapan sebagai sebuah Kementerian yang pro aktif tercermin dalam implementasi kegiatannya, minimal dalam kegiatan hari ini,” ujarnya.

Qodari datang menjadi pembicara dalam acara coffee morning dan talkshow bertajuk Penataan Kelembagaan Kabinet Kerja di Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat lalu (29/5). Dalam kesempatan itu dia menyampaikan bahwa jabatan menteri Menteri PANRB termasuk yang paling sulit karena Menpan diibaratkan seperti polisi atau pengawas bagi kementerian lain.

Untuk menduduki jabatan ini dibutuhkan seorang sosok manusia setengah dewa untuk memimpin kementerian ini. Karena tugasnya membuat birokrasi di instansi lain menjadi baik maka dirinya juga harus lebih baik. “Kalau dalam lembaga penegakan hukum, KPK-nya birokrasi adalah Kementerian PANRB,” tambahnya.

Dengan latar belakang Pak Yuddy yang cukup lengkap karena pernah menjadi anggota legislatif, akademisi dan pergaulannya tidak hanya dari kalangan sipil tetapi juga kalangan militer. Pengalaman pernah menjadi anggota legislatif membuat Pak Yuddy standar tinggi dalam kinerja. “Standar tinggi itu yang saat ini ingin direalisasikan,” pungkas Qodari.

Monday, June 1, 2015

Gaji Guru Garis Depan Bisa Tembus 8 Juta

CPNS
cpnson.blogspot.com - Sebanyak 798 orang Guru Garis Depan angkatan pertama telah dikirim ke daerah terpencil guna mencerdaskan bangsa. Para guru yang langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil  meggunakan sisa kuota tahun 2014 ini disebar ke daerah Aceh Besar, Aceh Singkil, Manggarai Timur, Flores Timur, Raja Ampat, dan Sorong.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) melalui alokasi khusus mengakui status mereka sebagai CPNS. Guru-guru ini ada yang menyandang status sebagai
CPNS pemda setempat dan ada yang berstatus CPNS Kemendikbud. 

Menurut Sumarna Surapranata,  Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Menengah, supaya bisa melakukan tugas dengan baik dan fokus, para guru ini diberikan jaminan mengenai penghasilannya yang cukup besar karena golongan mereka adalah 3-A.

Seperti kita ketahui pegawai yang masih menyandang status sebagai  CPNS akan menerima gaji pokok sebesar 80 % dari total gaji mereka sehingga para guru ini mendapatkan penghasilan sebesar 2,5 juta dalam satu bulan. “Ada bupati yang bilang menyiapkan TKD untuk guru hingga Rp 2 juta per bulan,” ungkap dia.

Jika nantinya guru-guru ini sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil maka mereka berhak mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Syarat untuk menjadi mendapatkan tunjangan ini adalah wajib mengikuti pendidikan prajabatan yang diperkirakan akan dilaksanakan setelah habis idul fitri nanti.

Maka, jika dijumlahkan gaji yang didapat para guru ini mencapai 8 juta rupiah bahkan lebih. Kompensasi gaji ini wajar, karena mereka mengajar di daerah yang sulit terjangkau seperti Provinsi Aceh, NTT, Papua, dan Papua Barat. Pranata juga menjelaskan bahwa tahun depan akan ada lagi GGD angkatan kedua, anda berminat??

Pemprov Kaltim Membutuhkan 1722 Formasi CPNS 2015

CPNS
cpnson.blogspot.com - Dalam pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil tahun pengadaan 2015, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan berpartisipasi untuk membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pemprov Kalimantan Timur membutuhkan 1722 formasi CPNS untuk tahun ini. Formasi sebanyak ini merupakan kekurangan formasi CPNS 2013.

M Yadi Robyan Noor, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur, menyatakan bahwa "Pada 2013 kami mengusulkan ke pusat sebanyak 1.901 pegawai untuk kebutuhan hingga 2018. Tetapi pada 2014 pusat hanya menyetujui penerimaan untuk 179 formasi, sehingga masih kurang 1.722 dari usulan hingga empat tahun mendatang," Sabtu (30/5).

Yadi berharap bahwa tahun ini mereka akan diberikan kuota lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya karena Pemprov Kaltim benar-benar membutuhkan tambahan personil karena angka 1.901 formasi ini bukan sembarang didapatkan tetapi melalui analisa jabatan dan analisa beban kerja yang matang. 71 % formasi ini dialokasikan untuk kesehatan baik dokter spesialis, dokter umum, bidan, perawat dan tenaga kesehatan sedangkan sisanya 29% merupakan formasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan, serta untuk formasi Jabatan Fungsional Tertentu.

Karena dilakukan tidak sembarangan, analisa jabatan dan analisa beban kerja berpengaruh dalam penyempurnaan kembali alokasi tugas, wewenang, dan tanggung jawab tiap jabatan sehingga akan berpengaruh kepada perbaikan sistem kerja dan rekrutmen pegawai profesional supaya menyusun jenjang karier dan standardisasi kerja.

Untuk pelaksanaannya tes CPNS sendiri, pemprov masih menunggu keputusan dari Panselnas namun menurutnya seleksi diperkirankan akan dilakukan pada bulan September."Berapapun formasi yang akan disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), kami akan menempatkan pada tiga formasi penting sesuai usulan, yakni tenaga kesehatan, pendidikan, dan jabatan fungisonal tertentu (JFT)." tambahnya.

Sistem CAT (Computer Assisted Test) akan digunakan dalam pelaksanaan tes tahun ini agar bisa menyaring PNS yang berkompetensi andal. Sedangkan untuk proses rekrutmen di Pemprov Kaltim ini 3 tahap yaitu seleksi adminsitrasi, tes kompetensi dasar, dan tes kompetensi bidang. - Bagi anda yang akan mengikuti tes CPNS 2015, kami rekomendasikan materi terbaik Paket LKIT 2015.